SuaraSumbar.com -
- Warna merah bening, berkilauan disinari cahaya matahari saat media ini berkunjung ke Galeri Batik Lansano, di Aka Barayun, Harau. Warna merah alami yang keluar dari pohon kayu Lansano itu, menjadi bahan andalan untuk membuat batik khas Kabupaten Limapuluh Kota.
Liputan : Fadli Riansyah
Siapa mengira di tengah rimba tebing-tebing lembah Harau, terdapat potensi lain yang sesuai dengan perkembangan zaman. Yaitu batik Lansano. Sebuah karya yang keluar dari pohon yang banyak dijumpai di sekitar kawasan tebing menjulang tinggi itu.
Ba'da Jum'at (14/11) redaksi ini diundang untuk melihat dan mengikuti proses pembuatan batik Lansano, seiring dengan itu juga hadir anggota DPRD Provinsi Sumbar, Hj. Aida. Juga dinas Perindustrian Provinsi Sumbar dan perangkat nagari Tarantang, Kecamatan Harau.
Kami berkumpul di antara 2 lembah, sebelum air terjun Aka Barayun, di sana Batik Lansano. Mayoritas ibu-ibu rumah tangga, mahir melenggokkan jemarinya mengikuti pola batik. Ada motif kaluak paku, motif daun dan berbagai motif menarik lainnya yang memukau mata redaksi ini.
Hj. Aida bersama rombongan datang untuk menutup acara pelatihan membatik, pasca ia menurunkan pokok-pokok pikirannya ke kelompok batik Lansano, peralatan membatik, canting, kain sutera dan berbagai perkakas lain yang diperlukan untuk membatik ia turunkan bersama dinas terkait.
Kepada media ini, Bu Aida nan cantik bersahaja itu menuturkan, "DPRD bersama dinas terkait siap membantu kebutuhan masyarakat UMKM melalui kelompok, setelah itu kita lihat ketekunan dan kemauan mereka, apakah bisa maju dan berkembang. Kemudian dimana sulitnya, baru kita hadir kembali," ucap Aida.
Ia juga menuturkan, "DPRD siap menjembatani keperluan masyarakat, namun tetap harus berkoordinasi dengan dinas, sehingga cocok dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing kelompok UMKM," terangnya.
Pantauan redaksi ini, Hj. Aida orangnya memang curah. Selain di Batik Lansano, ia juga memberikan bantuan melalui Pokir di berbagai nagari lain. Ada mesin jahit, kain, benang dan juga support acara kegiatan di tengah-tengah masyarakat.
Pelaku UMKM Batik Lansano, Ade, mengucapkan terimakasih atas bantuan yang telah diberikan oleh Hj. Aida. "Kami sangat berterimakasih sekali, ada bantuan untuk menunjang kegiatan produksi kami, semoga ke depan lebih semangat dan lebih maju lagi," ucap Ade didampingi ketua kelompok, Azril.
Ke depan, kelompok batik Lansano akan membuka kelas membatik kepada pengunjung lembah Harau, "kita di daerah wisata, tamu yang datang yang mau melihat tekhnik membatik, akan kami buatkan paketnya. Murah-murah saja, sekitar 30ribu rupiah, sudah bisa membawa pulang 1 batik ukuran kecil," ucap Azril diamini Ade.
Saat ini, kelompok batik Lansano akan membuat akun media sosial, namun untuk konsultasi dan order telah dapat melalui WhatsApp ini, atas nama Ade : 08535503-4295 . (***)



